
KEBUMEN, iDoPress - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengungkapkan, Presiden RI Prabowo Subianto menyiapkan Rp 30 triliun untuk talent global bekerja sampai 2029.
Cak Imin menyebut tahun ini anggaran sebesar Rp 3 triliun akan digunakan untuk memperkuat program vokasi, pelatihan keterampilan, dan penempatan tenaga kerja terampil ke luar negeri.
"Untuk tahun ini InsyaAllah tidak kurang dari Rp 3 triliun yang akan diserap, padahal Presiden menyiapkan juga Rp 30 triliun untuk talent-talent global yang akan bekerja sampai 2029 yang akan datang," ujar Cak Imin, di Kebumen, Jateng, Kamis (25/6/2026).
Dengan adanya anggaran itu, masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri diharapkan tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, apalagi melalui jalur ilegal.
"Tetapi dipersiapkan sejak awal menjadi bagian dari ekosistem penempatan pekerja migran di luar negeri," jelasnya.
Cak Imin menyadari kalau saat ini begitu banyak pekerja migran Indonesia yang berangkat ke luar negeri lewat jalur ilegal.
Menurutnya, jalur nonprosedural menjadi akar permasalahan utama yang membuat pekerja sangat rentan mengalami kekerasan dan eksploitasi.
"Korban-korban yang tidak kecil jumlahnya, mereka tidak dipersiapkan dengan baik. Rata-rata yang bekerja secara ilegal tidak mendapatkan pelayanan, perlindungan," tuturnya.
Ia mengingatkan kepada calon PMI lulusan SMA maupun SMK mempersiapkan keterampilan dan kemampuan untuk mendaftar melalui jalur legal.
"Yang akan bekerja ke luar negeri harus betul-betul mengerti kebutuhan, dengan keterampilan, skill yang memadai dan tentu saja memahami sistem perlindungannya," ucapnya.
"Jangan sampai ketipu, sejak persiapan pelatihan sampai pulang kembali ke Tanah Air harus dalam satu sistem yang terlindungi dengan baik," tambah Cak Imin.
iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang