Tech

Kronologi Pengendara Motor Kecelakaan karena Hindari Lubang di Jalan Bekasi

May 26, 2026 IDOPRESS

BEKASI, iDoPress — Polisi mengungkap kronologi kecelakaan tunggal yang melibatkan dua pengendara motor, FNM (23) dan RKY (23), di Jalan H Nonon Sonthanie, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (25/5/2026) malam.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Bekasi Kota Iptu Rojali mengatakan, kecelakaan bermula saat kedua korban yang mengendarai sepeda motor Honda Vario bernomor polisi B 4208 melaju dari arah Jalan Ganda Agung ke arah sekitar Rumah Sakit Bella di Bekasi Timur.

“Saat sampai di TKP, korban ingin menghindari lubang. Tapi motor tersebut tidak bisa dikendalikan dan jatuh ke aspal,” ujar Rojali saat dikonfirmasi iDoPress melalui pesan singkat, Selasa (26/5/2026).

Akibat kecelakaan tersebut,kedua korban mengalami luka pada kepala, jari-jari tangan, dan kaki.

Mereka dilarikan ke RSUD Kota Bekasi dan hingga kini masih dirawat

“Saat ini kedua korban masih hidup dan menjalani penanganan medis di rumah sakit,” kata Rojali.

Sementara itu, Humas Polsek Rawalumbu Aiptu Kuwati Asih menjelaskan, polisi langsung menindaklanjuti laporan kecelakaan dengan mendatangi lokasi kejadian.

Personel Patko 9401 Polsek Rawalumbu, Aiptu Arif Budi W dan Bripka Ade, diterjunkan untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP).

“Namun setibanya di lokasi, kedua korban sudah dievakuasi warga ke RSUD Kota Bekasi untuk mendapatkan penanganan medis,” ujar dia.

Meski demikian, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Kondisi jalan rusak

Pantauan iDoPress pada Selasa siang, bekas kecelakaan masih terlihat di lokasi kejadian. Pecahan kaca dan serpihan kendaraan tampak berserakan di pinggir jalan.

Lubang yang diduga menjadi penyebab kecelakaan juga terlihat telah diberi tanda menggunakan pilox putih dan ditaburi tanah.

Kondisi jalan di lokasi tampak bergelombang dengan sejumlah lubang memanjang di beberapa titik. Jalur tersebut merupakan akses padat kendaraan, terutama saat jam pulang kerja dan pulang sekolah.

Warga sekitar bernama Anis (34) mengatakan, kecelakaan akibat jalan berlubang di kawasan tersebut sudah kerap terjadi.

“Di sini lubangnya banyak banget. Orang-orang sering jatuh dan kecelakaan,” ujar Anis saat ditemui iDoPress di lokasi.