Tech

JPPI Minta Audit Menyeluruh Gedung Sekolah di Jakarta Buntut Tembok SDN Tebet Roboh

May 6, 2026 IDOPRESS
JPPI desak Disdik DKI audit total gedung sekolah usai tembok SDN Tebet Barat roboh, soroti keselamatan siswa dan kualitas bangunan

JAKARTA, iDoPress – Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) Ubaid Matraji mendesak Dinas Pendidikan DKI Jakarta melakukan audit menyeluruh terhadap kondisi bangunan sekolah di Jakarta.

Desakan ini menyusul robohnya tembok di samping SD Negeri 08 Tebet Barat, Jakarta Selatan, yang terjadi pada Senin (4/5/2026) malam.

“Atas peristiwa ini, JPPI menuntut audit total gedung sekolah sebab keselamatan anak harus diutamakan,” kata Ubaid saat dikonfirmasi iDoPress, Selasa (5/5/2026).

Kondisi robohnya dinding sekolah yang roboh menunjukkan adanya persoalan serius dalam pengelolaan infrastruktur pendidikan di Jakarta.

Ubaid menyebut, sekolah seharusnya menjadi ruang paling aman bagi anak, bukan justru sebaliknya.

“Sekolah seharusnya menjadi tempat paling aman bagi anak, tapi hari ini di Jakarta, sekolah justru bertransformasi menjadi tempat yang mengancam keselamatan nyawa mereka. Jangan tunggu ada korban jiwa baru pemerintah mau merespon serius,” katanya.

Ubaid juga menyoroti faktor perubahan iklim yang berdampak pada meningkatnya curah hujan dan cuaca ekstrem.

Kondisi tersebut semestinya diantisipasi melalui peningkatan standar bangunan sekolah, termasuk Sertifikat Laik Fungsi (SLF).

“Jika sekolah roboh karena hujan, itu berarti pemerintah gagal melakukan mitigasi,” kata Ubaid.

Ubaid juga menegaskan bahwa hujan deras yang terjadi di Jakarta merupakan fenomena rutin dan tidak bisa dijadikan alasan utama robohnya tembok sekolah.

“Hujan deras itu fenomena alam yang rutin terjadi di Jakarta, tentu tidak bisa dijadikan alasan pembenar bagi tembok yang roboh,” tegasnya.

Kronologi kejadian

Sebelumnya, tembok belakang SD Negeri 08 Tebet Barat, Jakarta Selatan, roboh pada Senin (4/5/2026) sekitar pukul 22.00 WIB saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Kepala Satpol PP Jakarta Selatan, Nanto Dwi Subekti, mengatakan tembok roboh akibat curah hujan tinggi.

“Tembok roboh akibat curah hujan tinggi,” ujarnya.

Material bangunan sempat menimpa kabel serta menutupi akses jalan dan saluran air di sekitar lokasi.