Tech

TNI AU Targetkan 30 Satuan Radar hingga 2029 untuk Tutup “Blind Spot”

Apr 9, 2026 IDOPRESS
TNI AU menargetkan memiliki 30 satuan radar pada 2029 untuk menutup blind spot, butuh 25 radar baru untuk perkuat sistem pemantauan udara nasional.

JAKARTA, iDoPress- Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) menargetkan memiliki 30 satuan radar (satrad) pada 2029 guna menutup wilayah yang belum terpantau atau blind spot.

“Ini berproses, Insya Allah pada tahun 2029, semua sudah ter-installsesuai rencana. Semua ada nantinya akan ada 30 satrad, sekarang 20 satrad,” kata Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono di Markas Besar TNI AU, JakartaKamis (9/4/2026).

Untuk mencapai target itu, TNI AU akan mendapatkan sekitar 25 radar baru untuk memperkuat sistem pemantauan udara nasional.

Tonny menyebutkan, penambahan ini juga dilakukan karena sebagian radar yang ada saat ini sudah berusia tua, meski masih berfungsi dengan baik.

“Bahwa radar yang kami miliki saat ini ada 20 satrad yang sudah usang, tetapi masih berfungsi dengan baik,” ungkap dia.

Menurut Tonny, keterbatasan jumlah dan jangkauan radar saat ini menyebabkan masih adanya sejumlah wilayah yang belum terjangkau pemantauan.

“Masalahnya adalah ada beberapa wilayah yang tidak ter-cover oleh radar, sehingga kita bilang blind spot. Nah untuk ke depannya, kita menempatkan radar-radar baru itu di tempat yang saat ini menjadi blind spot,” kata dia.

Adapun pada Desember 2025, Tonny sempat mengungkapkan bahwa penambahan 25 radar itu terdiri dari 13 penggantian radar yang sedang beroperasi.

Kemudian ada 12 radar di lokasi yang belum terjamah oleh alat lacak pesawat ini.

iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang