Olahraga

"Saya Ini Pesepeda Banget", Dilema Pramono Tentukan Nasib Jalur Sepeda di Jakarta

Aug 20, 2026 IDOPRESS

JAKARTA, iDoPress -Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku harus berhati-hati dalam menentukan nasib jalur sepeda di Jakarta.

Hal itu lantaran adanya perbedaan pandangan antara komunitas sepeda dan masyarakat terkait keberadaan jalur tersebut.

Pramono mengatakan, komunitas sepeda seperti Bike to Work meminta jalur sepeda tetap dipertahankan.

Sementara itu, dia juga menerima masukan dari masyarakat yang menilai jalur sepeda justru tidak digunakan sebagaimana mestinya.

“Memang ada usulan, kalau usulannya dari komunitas sepeda, salah satunya Bike to Work, mereka sebenarnya meminta itu dipertahankan," kata Pramono usai menghadiri Indonesia International Transport Summit 2026 di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (20/8/2026).

"Tapi usulan dari masyarakat, dari publik, merasa bahwa jalur itu lebih banyak digunakan seperti yang kamu sampaikan, menggunakan motor,” tambahnya.

Pramono mengaku dilema. Sebab, dia juga seorang pesepeda dan mengaku rutin bersepeda setiap pekan.

“Saya ini pesepeda banget. Setiap minggu pasti saya bersepeda,” ujar Pramono.

Meski demikian, dia memastikan kegemarannya bersepeda tidak akan menjadi alasan untuk mempertahankan jalur sepeda tanpa mempertimbangkan kondisi di lapangan.

Pramono mengatakan, dirinya harus berhati-hati agar keputusan yang diambil tidak terkesan hanya berdasarkan kepentingan pribadi.

“Hati-hatinya kenapa? Supaya tidak terkesan bahwa karena saya hobi bersepeda, enggak mau menggunakan jalur itu,” katanya.

Dia menjelaskan, aktivitas bersepedanya saat ini lebih banyak dilakukan menggunakan road bike pada hari libur atau Sabtu pagi.

Di luar waktu tersebut, Pramono mengaku sudah tidak lagi bersepeda.

Pramono mengatakan keputusan mengenai keberadaan jalur sepeda akan segera diambil.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebelumnya memang telah mengevaluasi efektivitas fasilitas jalur sepeda di sejumlah ruas jalan.

“Saya akan segera memutuskan untuk hal tersebut,” kata Pramono.

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT