Olahraga

Paniknya Petugas SPPG Saat Kebakaran Pabrik Bingkai di Jaktim: Aduh, Takut Dapur Enggak Selamat

Aug 12, 2026 IDOPRESS

JAKARTA, iDoPress - Kebakaran pabrik bingkai di Jalan Lampiri, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, membuat petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pondok Kelapa 10 panik karena lokasi dapur berada tak jauh dari titik kebakaran.

Ahli Gizi SPPG Pondok Kelapa 10, Ana (35), bercerita dirinya berada di lokasi ketika kebakaran terjadi pada Rabu (12/8/2026) dini hari.

Saat itu, Ana bersama petugas lain langsung keluar setelah mendengar suara ledakan dan mengetahui adanya kebakaran tak jauh dari tempatnya.

“Ada kilat dan ledakan. Gede ledakannya,” ujar Ana saat ditemui iDoPress di lokasi, Rabu.

Kondisi tersebut membuat Ana dan petugas SPPG khawatir api merembet hingga ke dapur tempat mereka menyiapkan makanan.

“Kita mikirnya 'aduh (takut) ini dapur udah enggak selamat'. Udah nangis,” kata Ana.

Menurut Ana, kekhawatiran semakin besar karena posisi dapur berada tepat di samping bangunan yang terbakar dan arah angin sempat mengarah ke lokasi SPPG.

Ana bersyukur bangunan SPPG tetap selamat meski kebakaran terjadi cukup dekat dengan tempat mereka bekerja.

“Ini bener-bener pertolongan Allah sih. Soalnya bener-bener di belakang (kebakarannya), terus hampir anginnya juga ke sini,” ucap Ana.

Kebakaran tersebut juga berdampak pada kegiatan operasional SPPG.

Bahan makanan sudah masuk ke dapur sejak Rabu petang sebelum kebakaran terjadi dan sebagian telah diproses ketika insiden berlangsung.

“Dari 2.200 (jumlah makanan bergizi gratis yang akan diolah) makanya cuma bisa seperempatnya doang. Soalnya bahan banyak yang rusak karena enggak bisa tahan lama,” jelas Ana.

Meski demikian, SPPG Pondok Kelapa 10 tetap dapat menyediakan sekitar 400 porsi makanan untuk warga yang membutuhkan setelah adanya permintaan dari Dinas Sosial.

Pada Rabu, kegiatan produksi reguler SPPG juga tidak berjalan seperti biasa karena sejumlah sekolah menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ), sementara sebagian lainnya sedang libur.

“Di hari ini ada yang PJJ, ada yang memang libur. Jadi, percuma juga kalau kita masak enggak ada yang makan,” tutur Ana.