
JAKARTA, iDoPress - Sekretaris Dewan Syura DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Saifullah Ma'shum mengungkapkan 4 topik yang dibahas dalam Ijtima' Ulama di Fairmont Hotel, Jakarta, Kamis (23/7/2026).
"Pertama adalah isu-isu menyangkut soal kehidupan kebangsaan dan kenegaraan kita," kata Saifullah dalam sambutannya, Kamis.
Ia berharap para ulama memperoleh informasi yang valid untuk menyikapi keadaan bangsa dan negara dalam konteks perjuangan para ulama dan para kiai.
Isu kedua yang dibahas dalam kegiatan hari ini yakni isu soal ekonomi kesejahteraan umat bangsa Indonesia.
"Selama ini kita menggunakan terminologi ekonomi Pancasila atau ekonomi kerakyatan atau keumatan, dan insya Allah pada forum ini kita akan mengusulkan sebuah term atau terminologi yaitu 'ekonomi konstitusi' sebagai bagian dari ikhtiar kita untuk mengembangkan ekonomi kita yang betul-betul berpihak kepada kesejahteraan rakyat dan umat," jelasnya.
Ketiga, topik yang dibahas yakni soal pendidikan pondok pesantren. Terlebih akhir-akhir ini pesantren menghadapi tantangan yang sangat berat.
"Perlu kita lakukan upaya-upaya yang sangat afirmatif untuk mengamankan dan menyelamatkan eksistensi pesantren di masa-masa mendatang," ujarnya.
Terakhir, Ijtima' Ulama juga membahas terkait Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) yang bakal diselenggarakan di Jombang, Jawa Timur.
"Kami mengundang, kami mohon partisipasi aktif para kiai, para nyai, untuk merumuskan apa-apa yang mesti dijadikan landasan moral atau spiritual supaya muktamar PBNU ke depan menghasilkan perubahan, menghasilkan kepemimpinan yang betul-betul dibutuhkan oleh Jam'iyah Nahdlatul Ulama di masa-masa mendatang, dan dihindari adanya perpecahan maupun pertikaian dari perhelatan muktamar ulama ini," jelasnya.
Ijtima' Ulama kali ini mengangkat tema 'Khidmat Ulama untuk Kesejahteraan Rakyat dan Ketahanan Bangsa'.
Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan Hari Lahir ke-28 PKB. Ijtima' Ulama dihadiri oleh ulama dari seluruh Indonesia.
Sejumlah pembicara juga turut hadir dalam Ijtima' Ulama yakni Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj, jurnalis senior Kompas Budiman Tanuredjo, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara Nugroho Sulistyo Budi, dan Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber dan Komunikasi CISSReC.
iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang