Olahraga

Blok M Terus Berbenah, Perkuat Posisi sebagai Kawasan Kreatif Jakarta

Jul 4, 2026 IDOPRESS

JAKARTA, iDoPress – Blok M kembali menjelma sebagai salah satu kawasan paling hidup di Jakarta. Sejak pagi hingga malam, kawasan ini tak pernah sepi. Warga datang untuk berburu kuliner, mengikuti berbagai kegiatan komunitas, menikmati ruang kreatif, hingga memanfaatkan akses transportasi yang semakin terintegrasi.

Kebangkitan Blok M tidak terjadi dalam semalam. Kawasan yang sejak lama dikenal sebagai pusat perdagangan sekaligus simpul transportasi Jakarta Selatan ini terus berbenah dan bertransformasi menjadi ruang publik yang nyaman, inklusif, sekaligus penggerak ekonomi kreatif.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Andhika Permata, mengatakan transformasi tersebut bertumpu pada pengembangan kawasan berbasis transit oriented development (TOD), revitalisasi aset, serta peningkatan kualitas ruang publik.

"Ketika aksesibilitas, ruang publik, dan ekosistem kreatif hadir secara bersamaan, kawasan dapat tumbuh secara berkelanjutan," ujarnya dalam keterangan yang diterima iDoPress, Rabu (1/7/2026).

Menurut Andhika, penataan kawasan juga diarahkan agar semakin ramah bagi pejalan kaki. Hal itu dilakukan melalui pelebaran trotoar, peningkatan pencahayaan jalan, penataan fasilitas penyeberangan, serta penguatan konektivitas antarmoda transportasi.

Ke depan, pengembangan Blok M akan berlanjut melalui revitalisasi Blok M Square dan terminal bawah tanah yang terintegrasi dengan berbagai pusat kegiatan di sekitarnya.

Didukung konektivitas transportasi

Salah satu faktor yang mendorong kembali ramainya Blok M adalah kuatnya konektivitas transportasi umum. Sejak MRT Jakarta beroperasi pada 2019, kawasan ini lebih mudah dijangkau dari berbagai wilayah.

Layanan Transjakarta yang terus berkembang, ditambah rute Transjabodetabek dari wilayah penyangga, turut memperkuat posisi Blok M sebagai simpul mobilitas masyarakat.

Pengamat tata kota Yayat Supriatna menilai, kondisi tersebut menghidupkan kembali fungsi utama Blok M sebagai hub transportasi.

"Kalau sekarang orang bisa datang ke Blok M dari berbagai arah dengan mudah. MRT ada, Transjakarta ada, Transjabodetabek juga ada. Fungsi hub-nya kembali hidup," katanya, saat dihubungi iDoPress melalui WhatsApp, Rabu (1/7/2026).

Kemudahan akses membuat masyarakat lebih leluasa menikmati berbagai aktivitas di kawasan, mulai dari kuliner, pusat perbelanjaan, hingga ruang komunitas.

Ekosistem kreatif semakin berkembang

Selain konektivitas, tumbuhnya ruang-ruang kreatif juga memperkuat daya tarik Blok M. Kehadiran M Bloc Space, deretan kedai kopi, pelaku UMKM, hingga berbagai kegiatan seni dan komunitas menjadikan kawasan ini sebagai ruang yang inklusif bagi berbagai kalangan.

Menurut Yayat, kekuatan Blok M terletak pada keberagaman aktivitas yang ditawarkan.

"Orang mau nongkrong di kafe atau restoran mahal bisa, mau jajan kaki lima juga bisa. Itu yang membuat Blok M dinikmati berbagai kalangan," katanya.

Keberagaman tersebut turut membuka peluang bagi pelaku UMKM dan industri kreatif untuk berkembang seiring meningkatnya jumlah pengunjung.

Menjawab kebutuhan ruang publik

Sosiolog Rakhmat Hidayat menilai kebangkitan Blok M mencerminkan perubahan kebutuhan masyarakat perkotaan, khususnya generasi muda, terhadap ruang sosial atau third place. Menurut dia, kawasan tersebut menawarkan kombinasi ruang publik yang nyaman, trotoar yang ramah pejalan kaki, ruang kreatif, serta suasana kota yang hidup.

"Nongkrong di Blok M bukan sekadar mencari kopi atau makanan. Ia menjadi simbol keanggotaan dalam kultur urban kreatif yang dianggap relevan oleh anak muda saat ini," ucap Rakhmat, saat dihubungi iDoPress melalui WhatsApp, Selasa (30/6/2026).

Media sosial turut memperkuat citra baru Blok M sehingga semakin dikenal sebagai salah satu destinasi favorit warga Jakarta. Rakhmat menilai kebangkitan kawasan tersebut bukan sekadar tren sesaat, melainkan hasil perpaduan antara penguatan konektivitas kota, berkembangnya ekonomi kreatif, dan kebutuhan masyarakat akan ruang interaksi yang berkualitas.

Dengan berbagai pengembangan yang terus dilakukan, Blok M tidak hanya kembali menjadi simpul transportasi, tetapi juga berkembang sebagai ruang publik yang mendukung aktivitas ekonomi kreatif, interaksi sosial, dan mobilitas warga.

iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang