
iDoPress – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait serta Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti meninjau progres realisasi sejumlah program perumahan rakyat di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Salah satu program yang ditinjau adalah rumah subsidi di Perumahan Subsidi Jaya Chidaatma Home Koka, Kabupaten Minahasa, Sulut, Kamis (9/4/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Tito bersama Menteri PKP dan Kepala BPS berdialog dengan pengembang dan penghuni di kawasan perumahan sekaligus menyerap aspirasi mereka.
Salah satu fokus pembahasan adalah layanan perizinan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Pada kesempatan itu, Tito menekankan pentingnya optimalisasi layanan tersebut melalui Mal Pelayanan Publik (MPP).
“MPP sangat-sangat bermanfaat untuk percepatan izin karena kalau di MPP itu harus dibuat outlet PBG, BPHTB,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima iDoPress, Jumat (10/4/2026).
Lebih lanjut, Tito menjelaskan, pemerintah pusat telah menetapkan kebijakan perizinan PBG dan BPHTB bagi MBR diberikan secara gratis.
Oleh karenanya, ia menekankan kepada pemerintah daerah (pemda) bahwa kebijakan tersebut tidak hanya menjadi bukti keberpihakan pemerintah kepada masyarakat kecil, tetapi juga berpotensi meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
“Kalau tanah ini kosong, kemarin kan kosong, hanya bayar pajak bumi aja, tetapi kalau dibangun rumah begini, mulai tahun depan selanjutnya dia bayar dua macam, pajak bumi dan bangunan. Makin banyak terbangun rumah, makin banyak PAD,” katanya.
Usai meninjau program tersebut, Tito bersama rombongan melanjutkan kunjungan ke Desa Tempang Dua, Kecamatan Langowan Utara, Kabupaten Minahasa.
Kemudian, rombongan meninjau langsung calon penerima bantuan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Mereka juga menyaksikan simulasi tender rakyat.
Dalam sambutannya, Tito mengapresiasi dan mendukung program perumahan rakyat. Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk perhatian besar Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat kecil.
“Bapak Presiden Prabowo menugaskan Pak Ara (Menteri PKP) spesifik dan saya membantu. Membantu beliau dengan berbagai peraturan-peraturan yang dipermudah, sehingga lebih mudah,” jelasnya.
Tito berharap, semakin banyak pemda dan masyarakat yang menerima manfaat dari program tersebut.
Ia menekankan, program tersebut tidak hanya membantu masyarakat kurang mampu, tetapi juga memiliki nilai ibadah.
“Bagi kami adalah ibadah. Membantu masyarakat yang kurang mampu, dengan hati yang tulus, itulah ibadah. Mudah-mudahan ini bisa mendapatkan balasan dari Tuhan Yang Maha Kuasa,” tandasnya.
iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang