Keuangan

BGN Beri "Deadline" SPPG Penuhi SLHS, Paling Lambat 10 Agustus

Aug 6, 2026 IDOPRESS

JAKARTA, iDoPress - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memberikan kesempatan kepada SPPG yang saat ini masih dalam proses pengurusan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) untuk segera memenuhi ketentuan sampai batas waktu 10 Agustus 2026.

"Memang ada beberapa dapur yang belum, sudah beroperasi tapi belum ada SLHS-nya, kami berikan waktu untuk mengurus SLHS-nya, sampai dengan tanggal 10," jelas Sudaryono saat konferensi pers, di Kantor Kemenkes, Jakarta Selatan, Rabu (5/8/2026 malam.

Sudaryono mengatakan, setiap SPPG wajib memiliki SLHS sebagai persyaratan mutlak dalam penyelenggaraan layanan MBG.

"Ini SLHS bukan kok kemudian syarat administrasi, bukan! ini syarat mutlak. Ini antara nol sama satu. Jadi kalau misalnya SLHS-nya nggak memenuhi persyaratan, itu nol. Dikali nol, semua dikali nol jadi nol gitu ya," tegas dia.

Sudaryono mengatakan, kepemilikan SLHS merupakan indikator dasar terpenuhinya standar higiene dan sanitasi dalam proses produksi makanan.

Oleh karena itu, BGN tidak akan memberikan toleransi terhadap dapur yang tidak memenuhi standar tersebut.

"SPPG yang tidak memiliki SLHS akan dikenai sanksi berupa penutupan permanen," ujar Sudaryono.

Ia menyebutkan, langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan BGN untuk memperkuat tata kelola Program MBG.

"SLHS ini bukan kok SLHS-nya baik, cukup atau enggak, ini antara nol atau satu. You memenuhi persyaratan SLHS atau tidak. Kalau enggak, tutup permanen," tutur Sudaryono.

Mantan Wakil Menteri Pertanian ini juga menegaskan akan langsung mencopot kepala SPPG yang dapurnya ditangguhkan atau terkena suspend.

"Kami lihat apakah ini kelalaian atau ada unsur-unsur lain, maka kami investigasi lebih lanjut, dan menjadi pertimbangan untuk mengambil keputusan berikutnya apakah perlu dipecat atau perpanjangan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)-nya tidak dilanjutkan," kata dia.

iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang