Keuangan

Alasan Prabowo Tunjuk Nanik Jadi Kepala BGN: Disiplin Menjaga Kualitas MBG

Jun 5, 2026 IDOPRESS

JAKARTA, iDoPress - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkap alasan Presiden Prabowo Subianto menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Prabowo, kata Prasetyo, menilai Nanik sebagai sosok yang memiliki kedisiplinan tinggi dalam menjaga kualitas menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Kedisiplinan di dalam menjalankan manajemen di Badan Gizi Nasional, kedisiplinan juga di dalam menjaga kualitas makanan yang kita sajikan kepada seluruh penerima manfaat," ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip dari siaran Youtube Kompas TV, Kamis (5/6/2026).

Ia juga menyampaikan, Prabowo menilai Nanik sebagai sosok yang dapat memastikan seluruh pelaksanaan program MBG berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Menurutnya, ketegasan itu diperlukan untuk memperkuat tata kelola BGN yang memegang peran strategis dalam program pemenuhan gizi nasional.

"Dalam evaluasi dan monitoring, beliau (Nanik) salah satu yang cukup, kalau boleh dibilang sangat strict, sangat tegas," ujar Prasetyo.

Dengan pengalaman dan karakter kepemimpinan Nanik, pemerintah berharap pimpinan baru BGN dapat segera melakukan pembenahan internal dan memperkuat kualitas pelaksanaan program MBG.

"Untuk kita minta ke beliau, yang kemudian dibantu oleh dua wakil yang baru, untuk sesegera mungkin melakukan perbaikan-perbaikan dan pembenahan-pembenahan," ujar Prasetyo.

Nanik Jadi Kepala BGN

Dalam kesempatan terpisah, Nanik meminta publik agar mengoreksinya apabila lembaganya mengalami kesalahan menjalankan program MBG.

“Mohon doanya, mohon dukungannya, dan mohon dikoreksi kalau kami salah,” kata Nanik dalam jumpa pers di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026).

Nanik mengatakan, BGN memerlukan banyak masukan dari publik untuk menjalankan program MBG tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, dia juga mengaku bakal menggelar jumpa pers satu pekan sekali selama kepemimpinannya.

“InsyaAllah kita bisa bertatap muka setiap minggu atau maksimal dua minggu sekali lah, soalnya saya juga masih sidak ya,” ucap Nanik.

iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang