
JAKARTA, iDoPress - Dedi, penjaga toko Adi Jaya di Jalan Kodam Raya, Sumur Batu, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, yang dipukul oleh anggota TNI berinisial Sertu AW mengalami trauma.
Selain Sertu AW, Dedi juga dikeroyok oleh lebih dari 10 pria yang diduga merupakan anggota TNI saat terjadi cekcok di toko yang dijaganya pada Minggu (3/5/2026).
"Pak Dedi masih trauma. Rencananya mau pulang kampung ke Madura untuk sementara," ujar Ketua RT 09, Sumur Batu, Bambang (51), saat dikonfirmasi iDoPress pada Rabu (6/5/2026).
Saat kejadian cekcok pada hari Minggu, Dedi sedang menjaga toko bersama istrinya dan satu orang lainnya.
Menurut Bambang, istri Dedi juga akan ikut pulang kampung bersama.
Saat ini, Dedi tinggal di Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Sehari-hari, dia menjaga toko Adi Jaya dengan sistem aplusan.
Sehingga sering bolak-balik dari Sumur Batu - Tanjung Priok.
Toko Adi Jaya sendiri merupakan toko kelontong yang buka 24 jam.
Bambang mengatakan, toko Adi Jaya masih tutup hingga Selasa hari ini.
Sejak kejadian cekcok antara anggota TNI dengan penjaga toko pada Minggu sore, toko tersebut tutup.
"Info dari Pak Haji pemilik toko, minggu depan sudah buka," tutur Bambang.
Lebih lanjut Bambang menyampaikan seluruh pihak yang terlibat dalam cekcok di toko Adi Jaya pada Minggu sudah menjalani mediasi.
Berdasarkan informasi yang diterima Bambang, mediasi digelar pada Senin (3/5/2026).
"Untuk pertemuan, antara pihak, TNI, Pak Haji dan Dedi sudah dimediasi Polres Jakarta Pusat, dan sudah selesai," ujar Bambang.