
JAKARTA, iDoPress - Seorang pelajar SMA berinisial DK (18) tewas tertemper KRL di Jalan Gaga Utama, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (20/8/2026) pagi saat boncengan motor bersama temannya.
Korban tewas mengalami luka di bagian kepala, sedangkan temannya dilaporkan selamat usai melompat dari motor.
"Informasinya korban mau berangkat sekolah, mungkin buru-buru, tertemperlah kereta api. Iya (dia berusaha menerobos)," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Joko Siswanto saat dikonfirmasi iDoPress lewat WhatsApp, Kamis.
Korban tewas sudah dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk penanganan lebih lanjut.
Sementara motor korban ringsek rusak parah.
"Korban luka pada bagian kepala, meninggal dunia di TKP. Sepeda motor mengalami kerusakan pada bagian bodi ringsek dan pecah," tutur Joko.
Sementara itu, warga sekitar, Muhammad Darussalam mengatakan korban mengendarai motor bersama temannya hendak berangkat sekolah.
Penjaga pintu pelintasan sebidang sudah menutup plang manual. Namun korban disebut tetap nekat melintas meski sudah diperingati.
"Anak-anak pada berhenti, dia doang, anak muda doang, nerobos," kata Darussalam kepada iDoPress di lokasi, Kamis.
Sementara pembonceng selamat karena sempat melompat dari motor saat kejadian.
"Berdua. Alhamdulillah yang satu selamat, nah yang satu meninggal dunia," ucap dia.
Akibat kejadian itu, KRL mengarah ke Tangerang dan Duri sempat mengalami gangguan.
"Iya kendalanya jadi begitu (adanya gangguan KRL)," katanya.
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT