Seni

Tegur Pelawan Arah di Rawa Buaya Jakbar, Konten Kreator Diprotes Warga: Harus Koordinasi

Aug 13, 2026 IDOPRESS

JAKARTA, iDoPress - Aksi sejumlah konten kreator yang menegur pengendara melawan arah di Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, menuai keberatan dari warga setempat.

Warga tidak mempersoalkan tujuan pembuatan konten yang mengedukasi pengendara agar tidak melawan arah. Namun, cara penyampaian dan tidak adanya koordinasi dengan pengurus wilayah dinilai menjadi persoalan.

Ketua RW 03 Kelurahan Rawa Buaya, Efendi, mengatakan, pembuat konten seharusnya terlebih dahulu berkoordinasi dengan pengurus wilayah sebelum melakukan aktivitas yang melibatkan warga atau pengguna jalan di lokasi tersebut.

"Harusnya dari pihak terkait, kalau seandainya ada begitu (pembuatan konten), ketemu dulu, musyawarah dulu," kata Efendi kepada iDoPress saat ditemui, Kamis (13/8/2026).

Menurut Efendi, persoalan bermula ketika sejumlah konten kreator membuat video pada Sabtu (8/8/2026) siang. Berdasarkan laporan yang diterimanya, para pembuat konten tersebut menegur pengendara yang melawan arah.

Namun, aksi itu disebut tidak berhenti pada pemberian teguran. Sejumlah orang yang membuat konten juga disebut sempat menyetop pengendara dan bertindak seolah-olah sebagai petugas resmi kepolisian lalu lintas.

Mendapat laporan tersebut, Efendi kemudian mendatangi lokasi untuk memberikan teguran.

"Mereka bilang 'saya mau edukasi Pak RW' katanya. Kata saya 'Kalau mau edukasi, lu datang ke saya, kita undang masyarakat, lu ngomong' saya bilang itu baru edukasi. Dari edukasi, dapat solusi. Pada diam akhirnya dia," ungkap dia.

Menurut Efendi, edukasi kepada masyarakat seharusnya dilakukan dengan melibatkan pengurus wilayah sehingga dapat menghasilkan solusi bersama, bukan justru membuat warga merasa takut.

"Kita bikin komunikasi dengan warga, kita bikin solusi, baru kita bikin konten sama-sama. Itu yang bagus. Jangan lu datang ya kan, tiba-tiba bawa seragam ini menakut-nakuti warga, orang macet," tambah Efendi.

Warga Tak Keberatan dengan Konten Edukasi

Efendi menegaskan, warga tidak mempermasalahkan keberadaan konten kreator yang ingin merekam pelanggaran lalu lintas di wilayah mereka.

Menurut dia, warga justru mendukung upaya mengingatkan pengendara agar tidak melakukan pelanggaran. Yang dipersoalkan adalah tindakan menyetop pengendara dan memberikan teguran dengan cara yang dinilai menyerupai kewenangan petugas.

"Warga enggak masalah, silakan. Warga jalan aja, dan dia merekam kesalahan warga, silakan aja. Tapi pada saat dia menyetop warga, dan memberikan hak tilang, itu mah saya langsung emosional," ucap Efendi.

Persoalan tersebut kemudian dimediasi oleh warga hingga keributan kecil yang sempat terjadi dapat diselesaikan secara baik-baik.

Pengurus RW Siapkan Surat

Ketua LMK RW 03 Kelurahan Rawa Buaya, Ade Dadang Subagja, mengatakan, persoalan tersebut juga berkaitan dengan akses jalan yang dinilai penting bagi mobilitas warga.