Seni

24 Kucing Jantan Liar Disterilisasi di Tambora Jakbar, Upaya Tekan Populasi dan Angka Rabies

Jul 22, 2026 IDOPRESS

JAKARTA, iDoPress - Sebanyak 24 kucing jantan liar yang dipungut dari jalanan, disterilisasi di Kantor Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Rabu (22/7/2026).

Puluhan kucing jantan liar ini sengaja ditangkap warga untuk dilakukan sterilisasi yang bertujuan menekan populasi.

Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Barat, Tanti, mengatakan, 24 kucing jantan itu ditangkap pada Selasa (21/7/2026) malam.

"Ada 24 kucing jantan liar yang ditangkap tadi malam kemudian disterilisasi. Ditangkap di sekitar Kecamatan Tambora," kata Tanti kepada iDoPress saat kegiatan sterilisasi kucing di Kantor Kecamatan Tambora, Selasa.

Tanti mengatakan, kucing liar sengaja ditangkap untuk disterilisasi dengan tujuan menekan populasi kucing liar serta menekan angka rabies.

"Tujuannya untuk mengendalikan penyakit hewan menular khususnya rabies. Dengan kegiatan ini diharap dengan menekan populasi dari HPR maka akan mengurangi terjadinya penularan penyakit rabies," tutur dia.

Tanti mengatakan, kegiatan sterilisasi kucing ini rutin dilaksanakan setiap bulan di delapan kecamatan di wilayah Jakarta Barat.

Seperti hari ini, sedikitnya 200 kucing jantan dilakukan sterilisasi di Kantor Kecamatan Tambora.

Ratusan kucing yang disterilisasi merupakan milik warga yang sebelumnya telah mendaftar.

"Kemudian target kami adalah 2.200 kucing (dilakukan sterilisasi dalam satu tahun)," tuturnya.

Salah satu pemilik kucing, Farhan (57), mengapresiasi kegiatan sterilisasi kucing gratis ini.

Mumpung gratis, ia membawa dua kucing jantan miliknya untuk dilakukan sterilisasi.

"Saya sangat apresiasi ya, karena memang untuk biaya steril kucing itu sekitar Rp 500.000-Rp 600.000, itu kan mahal banget," kata Farhan di lokasi.

Farhan sendiri mengatakan, dirinya merawat empat kucing di dalam rumah.

Selain itu, ia juga merawat kucing-kucing liar di depan rumahnya yang setiap hari dia beri makan.

Ia beranggapan, kegiatan ini sangat baik untuk menekan populasi kucing liar.

"Karena siapa lagi kalau bukan kita yang mau memberikan makan. Saya ada beberapa kucing yang setiap hari datang minta makan pagi dan sore," ujarnya.

iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang