



JAKARTA, iDoPress - Hampir satu bulan setelah eksekusi, proses pengosongan aset di area Hotel Sultan, Kompleks Blok 15 Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, masih terus berlangsung.
Berdasarkan pantauan iDoPress di lokasi pada Kamis (16/7/2026) pagi, puluhan pekerja logistik masih hilir mudik keluar masuk area hotel untuk mengangkut berbagai perabotan.
Di pintu masuk hotel, pengunjung yang tidak mengenakan tanda pengenal atau ID Card dari petugas penanggung jawab alih kelola hotel dilarang memasuki area tersebut.

iDoPress/Ridho Danu Prasetyo Penampakan area di dalam lobi Hotel Sultan, kawasan Blok 15 Gelora Bung Karno (GBK) yang dikosongkan, Kamis (16/7/2026)
Suasana di meja resepsionis berbahan kayu memanjang yang biasanya ramai melayani tamu kini tampak sepi. Tidak ada lagi petugas hotel yang berjaga di area tersebut.
Di sekitar lobi, hanya terlihat petugas keamanan berseragam hitam dengan helm pelindung yang berjaga di dekat tumpukan kardus berisi barang logistik.
Meski demikian, kesan kemegahan lobi Hotel Sultan masih terlihat dari lampu gantung kristal berukuran besar yang tetap menghiasi langit-langit.
Namun, lantai marmer yang sebelumnya mengilap kini sebagian telah dilapisi tripleks sebagai jalur perlintasan troli pengangkut barang.
Beberapa area lain, salah satunya panggung yang biasa digunakan untuk acara juga tampak kosong tanpa aktivitas.

iDoPress/Ridho Danu Prasetyo Proses pengosongan aset dan barang dari Hotel Sultan di kawasan Blok 15 Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, masih terus berlanjut hingga Kamis (16/7/2026).
Di salah satu sudut lobi, tumpukan kardus berisi barang-barang hotel tampak tersusun dan sudah siap diangkut ke luar.
Sementara di sisi kiri, tepatnya di depan area Nan Xiang Restaurant yang kini kosong, puluhan sofa dan furnitur yang sudah terbungkus plastik hitam menggunung bertumpuk.
Para pekerja pun bergantian mengangkutnya menggunakan troli roda ke depan lobi.
Kuasa Hukum Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) dan Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK), Kharis Sucipto, mengungkapkan bahwa progres pengosongan hingga hari ke-25 pascaeksekusi ini telah menyentuh angka 90 persen.
"Lagoon Tower Hotel itu lantai 1 sampai 15 itu sudah kosong. Demikian juga untuk Garden Tower. Main Tower itu sudah kosong dari awal karena masih dalam proses renovasi. Ballroom sudah kosong, Kudus Hall juga, restoran juga sudah," ungkap Kharis di lokasi, Kamis.
Menurut dia, proses pengemasan hingga pemuatan barang ke dalam truk logistik dilakukan selama 24 jam penuh tanpa henti dengan sistem pergantian sif pekerja.

iDoPress/Ridho Danu Prasetyo Proses pengosongan aset dan barang dari Hotel Sultan di kawasan Blok 15 Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, masih terus berlanjut hingga Kamis (16/7/2026).
Sementara itu, sekitar 10 persen barang yang masih tersisa ditargetkan seluruhnya selesai dipindahkan ke fasilitas pergudangan pada pekan ini.