Seni

Sempat Dikabarkan Luka Parah, Polisi Pastikan Dua Korban Kecelakaan di Bekasi Timur Masih Hidup

May 26, 2026 IDOPRESS

BEKASI, iDoPress — Polisi mengungkap kondisi FNM (23) dan RKY (22), dua korban kecelakaan tunggal di Jalan H Nonon Sonthanie, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, yang terjadi pada Senin (25/5/2026) malam.

Humas Polsek Rawalumbu Aiptu Kuwati Asih mengatakan, kedua korban saat ini masih menjalani perawatan medis akibat luka yang dialami pasca-kecelakaan.

“Saat ini kedua korban masih hidup dan sedang menjalani penanganan medis di IGD RSUD Kota Bekasi akibat luka yang dialami pasca kecelakaan tunggal tersebut,” ujar Kuwati saat dikonfirmasi iDoPress melalui pesan, Selasa (26/5/2026).

Kuwati menjelaskan, pihak kepolisian langsung menindaklanjuti laporan kecelakaan tersebut dengan mendatangi lokasi kejadian.

Personel Patko 9401 Polsek Rawalumbu, yakni Aiptu Arif Budi W dan Bripka Ade, diterjunkan untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP).

“Namun setibanya di lokasi, kedua korban diketahui sudah dievakuasi warga ke RSUD Kota Bekasi untuk mendapatkan penanganan medis,” kata dia.

Polisi kemudian melanjutkan pengecekan ke rumah sakit, melakukan pendataan korban, berkoordinasi dengan Unit Laka Lantas Polres Metro Bekasi Kota, serta memastikan korban mendapatkan penanganan medis.

Berdasarkan keterangan sementara, kecelakaan diduga terjadi saat pengendara berusaha menghindari jalan berlubang hingga kehilangan kendali dan terjatuh.

“Awalnya pengendara berusaha menghindari jalan berlubang sehingga kendaraan kehilangan kendali dan terjatuh,” ujar Kuwati.

Meski demikian, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Pantauan iDoPress pada Selasa siang, bekas kecelakaan masih terlihat di lokasi kejadian.

Pecahan kaca dan serpihan kendaraan tampak berserakan di pinggir jalan.

Lubang yang diduga menjadi penyebab kecelakaan juga terlihat telah diberi tanda menggunakan pilox putih dan ditaburi tanah.

Kondisi jalan di lokasi tampak bergelombang dengan sejumlah lubang memanjang di beberapa titik.

Jalur tersebut merupakan akses padat kendaraan, terutama saat jam pulang kerja dan pulang sekolah.