

JAKARTA, iDoPress - Ratusan warga terdampak kebakaran di Jalan Kramat Sawah 10, Kelurahan Paseban, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, kini menempati posko pengungsian sementara di SDN Paseban 05 Pagi, Jumat (21/8/2026).
Meski sekolah digunakan sebagai lokasi pengungsian selama beberapa hari ke depan, Ketua RW 002 Ismail memastikan keberadaan para pengungsi tidak akan mengganggu kegiatan belajar mengajar.
Ismail mengatakan, posko pengungsian diperkirakan akan digunakan selama tiga hingga empat hari ke depan.
"Kebetulan kejadiannya malam Jumat, jadi Sabtu dan Minggu memang sekolah libur. Kalau hari ini (Jumat) cuma setengah hari. Nanti kalau hari Senin, kita koordinasi dengan Kepala Sekolah. Kalau memangnya bisa masuk, silakan siswa masuk seperti biasa," kata Ismail saat ditemui di posko pengungsian, Jumat.
Menurut Ismail, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk memastikan kegiatan belajar mengajar tetap dapat berjalan pada Senin mendatang.
Ia menegaskan, keberadaan pengungsi tidak boleh sampai menghambat aktivitas sekolah.
"Kita tidak mau mengganggu aktivitas sekolah, sebab namanya sekolah kan tidak bisa kita main liburkan gitu saja," ujarnya.
Thalita Dewanty/iDoPress Situasi terkini rumah warga yang terdampak kebakaran pada Kamis malam, Jumat (21/8/2026).Sekolah Disulap Jadi Posko Pengungsian