Ai

Kepesertaan BPJS Kesehatan Dipertimbangkan Jadi Syarat Urus SIM dan Paspor

Aug 3, 2026 IDOPRESS

JAKARTA, iDoPress - Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito mempertimbangkan bukti kepesertaan aktif menjadi syarat mengurus SIM dan paspor seperti halnya pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

"Kalau orang mengurus SIM, kita akan bermohon supaya kepolisian (menyarankan) BPJS-nya aktif. Kemudian berangkat haji dan umrah, BPJS-nya aktif. Kemudian kalau mau masuk kuliah seharusnya BPJS-nya aktif, sehingga Pak Rektor juga lebih tenang kalau mahasiswanya ada apa-apa ada penjaminan," kata Pujo di Kantor BPJS, Jakarta Pusat, Senin (3/8/2026).

"Kemudian pengurusan paspor dan kalau perlu membeli tiket pesawat, BPJS-nya aktif. Ini adalah langkah-langkah ke depan untuk kita carikan solusi dan kolaborasinya dengan kementerian dan lembaga lain," imbuh dia.

Pertimbangan ini bukan tanpa alasan, Pujo menyebut BPJS Kesehatan mengalami defisit Rp 2 triliun setiap bulannya lantaran 54 kepesertaan tidak aktif akibat menunggak.

"Peserta saat ini sudah 285 juta jiwa lebih. Tetapi, ini di angka 98,8 persen, masih ada yang tidak aktif sebesar 54 juta jiwa sampai hari ini kami sering laporkan," kata Pujo.

Sementara sisi lain, BPJS harus membayar kebutuhan layanan kesehatan mencapai sekitar Rp 500 miliar per hari atau Rp 16,5 triliun per bulan.

Sedangkan, iuran yang masuk dari kepesertaan hanya berkisar Rp 14 triliun per bulan.

"Pembiayaan kesehatan itu satu hari Rp 500 miliar, sebulan 16 triliun. yang masuk itu 14 triliun. Ini sering kami laporkan ada selisih Rp 2 triliun lebih setiap bulannya," tutur Pujo.

Oleh karena itu, BPJS Kesehatan menandatangani kerja sama dengan kementerian dan lembaga untuk memperluas cakupan peserta, serta meningkatkan kepatuhan dan keaktifan peserta.

Pujo menekankan bahwa BPJS Kesehatan menerapkan prinsip gotong royong di mana peserta yang sehat membantu yang sakit, yang mampu membantu yang kurang mampu.

"Kami harap kolaborasi ini semakin memperkuat dan sekali lagi, BPJS ini menggunakan semangat gotong royong untuk membuat semua peserta dan hampir seluruh rakyat Indonesia bisa mendapatkan manfaat yang nyata dari perlindungan kesehatan," ucap dia.

iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang