
iDoPress — Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir mendorong Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bertransformasi menjadi wajah terdepan pelayanan publik yang humanis.
Menurutnya, kualitas interaksi Satpol PP dengan masyarakat akan membentuk persepsi publik terhadap kinerja pemerintah secara keseluruhan sehingga pendekatan yang mengedepankan empati dan pelayanan harus terus diperkuat.
"Kalau pajangannya bagus, orang yang melihat toko itu akan menganggapnya bagus, tetapi kalau pajangannya jelek, masyarakat langsung melabeli toko itu jelek," ujar Tomsi dalam keterangan tertulis yang diterima iDoPress, Jumat (31/7/2026).
Hal itu disampaikan Tomsi saat membuka Bimbingan Teknis Training of Trainers (ToT) bagi anggota Polisi Pamong Praja dan Perlindungan Masyarakat di Pusdiklat PT JISS, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat.
Ia menjelaskan, peningkatan kapasitas aparatur menjadi kebutuhan mendesak mengingat anggota Satpol PP berasal dari beragam latar belakang.
Mereka berasal dari tenaga honorer, pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), hingga aparatur sipil negara (ASN).
Oleh karena itu, pelatihan diperlukan untuk menyamakan standar kompetensi, memperkuat pemahaman terhadap prosedur operasional, serta membangun budaya pelayanan yang profesional dan berempati dalam setiap pelaksanaan tugas.
Selain meningkatkan kompetensi, Tomsi juga mendorong Satpol PP menghadirkan berbagai inovasi pelayanan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, peran Satpol PP tidak seharusnya hanya dipersepsikan sebagai penegak Peraturan Daerah, tetapi juga hadir melalui berbagai aksi sosial.
Aksi tersebut, misalnya membantu anak-anak menyeberang jalan, mendukung penyaluran bantuan kemanusiaan, serta memberikan berbagai layanan lain yang memperkuat kedekatan dengan warga.
"Mulai berkreasi dengan memiliki ide-ide baru untuk mengembangkan pekerjaannya," ucap Tomsi.
Lebih lanjut, ia juga mengajak para pimpinan Satpol PP di daerah untuk menjadi teladan dalam mendorong perubahan budaya organisasi.
Tomsi berharap, semangat transformasi yang dibangun melalui pelatihan ini dapat diterapkan secara konsisten sehingga Satpol PP semakin profesional, dipercaya, dan dicintai masyarakat.
"Saya berharap keberadaan Satpol PP di sini betul-betul membawa perubahan dan meyakinkan kepala daerah masing-masing bahwa komitmen Bapak Menteri berkaitan dengan membuat Satpol PP sebagai satuan yang dicintai masyarakat," harapnya.
Sebagai informasi, kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah Cheka Virgowansyah, Deputi Bidang Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Edi Nurhabad, Executive Advisor PT JISS Ari Yusuf Amir, Direktur Utama PT JISS M Gultan, jajaran direksi PT JISS, serta para peserta Bimtek ToT Satpol PP dan Linmas dari berbagai daerah.
iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang