
JAKARTA, iDoPress - Mantan Wakapolri, Komjen (Purn) Oegroseno, meminta penjadwalan ulang undangan polisi untuk memberi klarifikasi soal pengadaan lahan Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan) agar dirinya punya waktu mencari data soal perkara itu.
"Saya masih cari data-data tahun 2011. Karena nanti masa datang ke situ enggak bawa data, kan enggak lucu," kata Oegroseno kepada iDoPress, Kamis (23/7/2026).
Oegroseno juga punya acara lain sehingga tidak bisa memenuhi undangan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri.
"Ya, masih ada kegiatan saya yang tidak bisa ditinggalkan," ujar Oegroseno saat dihubungi.
Menurut Oegroseno, permohonan penjadwalan ulang telah disampaikan kepada penyelidik dan sudah diterima.
"Sudah dikirim tadi, sudah diterima juga. Kamis depan," ujarnya.
Kortastipidkor Polri tengah menyelidiki dugaan korupsi pengadaan lahan Sepolwan di Ciputat dan Lembang pada 2011.
Polisi menyatakan perkara tersebut masih berada pada tahap penyelidikan untuk menentukan ada atau tidaknya unsur tindak pidana korupsi.
Polisi mengundang Oegroseno untuk memberikan klarifikasi soal pengadaan lahan Sepolwan itu.
"Jadi bukan pemanggilan, melainkan undangan klarifikasi untuk memperoleh keterangan," kata Kepala Kortastipidkor Polri, Irjen Totok Suharyanto, dalam keterangannya.
iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang