
JAKARTA, iDoPress - Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Buruh Said Salahuddin merespons dideklarasikannya koalisi buruh yang digagas 16 konfederasi buruh beberapa waktu lalu.
Pihaknya mengaku tak khawatir meski sama-sama memperjuangkan UU Ketenagakerjaan.
"Partai Buruh sama sekali tidak risau apalagi harus mempersoalkan dibentuknya aliansi serikat buruh di luar KSP-PB (Koalisi Serikat Pekerja-Partai Buruh)," kata Said kepada iDoPress, Jumat (3/7/2026).
Partai buruh menyambut baik setiap upaya dari pihak mana pun yang ingin memperjuangkan kesejahteraan buruh, melalui pembentukan UU Ketenagakerjaan yang baru.
"Itu bagus-bagus saja," ujarnya.
Said mengatakan, sebelum koalisi besar tersebut terbentuk, Partai Buruh sudah lebih dulu membentuk koalisi dengan serikat pekerja dan buruh yang diberi nama KSP-PB sejak satu tahun yang lalu.
KSP-PB terdiri dari serikat pekerja dan jaringan organisasi kerakyatan, seperti serikat petani, guru honorer, dosen, dan pekerja kampus, pekerja rumah tangga, ojol, tenaga medis, pelaku media dan industri kreatif, pekerja migran, serta organisasi nelayan.
"KSP-PB bahkan sudah menyusun naskah pokok pikiran RUU Ketenagakerjaan yang baru setebal 250 halaman. Bahan itu sudah resmi kami sampaikan kepada DPR dan Pemerintah sejak 30 September 2025 melalui forum Rapat Dengar Pendapat yang dihadiri Pimpinan DPR, Komisi Ketenagakerjaan, Baleg, dan tiga orang menteri," ungkapnya.
Said menambahkan, dalam rapat tersebut, KSP-PB juga berhasil meyakinkan DPR dan pemerintah agar tidak melakukan revisi, melainkan harus membentuk UU Ketenagakerjaan yang baru.
"Usulan ini langsung disetujui dan dijadikan sebagai kesimpulan rapat oleh Prof. Dasco yang menjadi pimpinan rapat kala itu," kata dia.
Ia menegaskan, pihaknya akan terus menindaklanjuti Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023, yang Amarnya membatakan 21 norma UU Cipta Kerja, dan memerintahkan agar klaster ketenagakerjaan dikeluarkan dari omnibus law.
"Putusan MK itu lahir atas permohonan Partai Buruh," tegasnya.
iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang