Ai

Bekas Galian di Kramat Jati Jaktim Tak Diperbaiki, Warga Khawatir Picu Kecelakaan

Jun 6, 2026 IDOPRESS

JAKARTA, iDoPress -Warga Jalan Batu Ampar, Kramat Jati, Jakarta Timur, mengeluhkan kondisi jalan yang rusak akibat bekas galian pipa milik PAM yang hingga kini belum diperbaiki.

Berdasarkan pantauan iDoPress di lokasi, Sabtu (6/6/2026), bekas galian pipa tersebut belum ditutup kembali dengan aspal maupun cor beton.

Akibatnya, permukaan jalan menjadi tidak rata dan terdapat perbedaan ketinggian di sejumlah titik.

Selain itu, beberapa bekas galian masih terlihat terbuka tanpa lapisan aspal atau cor beton. Batu urukan pun masih tampak di permukaan jalan.

Galian tersebut juga memakan sebagian badan jalan sehingga menyisakan satu lajur yang dapat dilalui kendaraan.

Kondisi ini membuat pengendara harus memperlambat laju kendaraan saat melintas karena terjadi penyempitan jalan.

Di lokasi hanya terlihat water barrier yang diletakkan di sekitar area jalan rusak. Tidak tampak adanya rambu peringatan maupun pembatas tambahan untuk mengantisipasi potensi kecelakaan.

Salah satu warga, Muhammad Sukur (62), mengatakan jalan bekas galian PAM itu telah dibiarkan selama sekitar tiga minggu terakhir.

"Kalau selesai seingat saya sudah lama, tapi ya begini, ditinggal aja enggak diratain atau diaspal. Makanya dari sini kita ikutin aja jalannya, enggak rata," kata Sukur saat ditemui di lokasi, Sabtu.

Sukur mengaku khawatir kondisi jalan yang belum diperbaiki dapat memicu kecelakaan, terutama karena ruas jalan tersebut cukup ramai dilalui kendaraan.

"Kalau melihat kecelakaan, Alhamdulilah belum ya, tapi ya takut aja karena di sini kalau hujan kan air menggenang dan pasti enggak kelihatan jalan mana yang bagus dan rusak, bisa potensi kecelakaan," kata Sukur.

Sukur pun berharap jalan tersebut segera diperbaiki seperti semula agar pengendara merasa nyaman saat melintas.

"Ya kalau bisa sih, pengennya diratain lagi biar sama-sama nyaman, dibagusin lagi aja," jelas Sukur.

Keluhan serupa disampaikan Waldi (30). Ia menilai kondisi jalan yang rusak berdampak pada kemacetan karena ruas jalan menjadi lebih sempit.

"Dampak yang paling keliatan ya mengecil jalan karena itu jalan kan masih rusak, masih batu-batu," ungkap Waldi.

Ia menjelaskan, setelah proyek pemasangan pipa selesai dilaksanakan, tidak ada tindak lanjut untuk memperbaiki kondisi jalan.

"Setahu saya, karena saya dagang persis di depan (jalan rusak) enggak ada petugas yang cor atau aspal, yaudah dibiarin aja rusak," ungkapnya.

iDoPress telah mengonfirmasi soal jalan bekas galian yang belum diperbaiki kepada Senior Manager Corporate & Customer Communication PAM Jaya, Gatra Vaganza. Namun, hingga berita ini ditayangkan belum ada respons yang diberikan.

iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang