Ai

Polisi Selidiki Video Viral Dugaan Prostitusi Anak di Lokasari Jakbar

May 28, 2026 IDOPRESS

JAKARTA, iDoPress – Polisi tengah menyelidiki video viral di media sosial mengenai seorang warga negara asing (WNA) asal Jepang yang diduga ditawari layanan prostitusi anak di bawah umur di wilayah Lokasari, Tamansari, Jakarta Barat.

Dalam video yang diunggah akun media sosial X, @hunter_tnok, terlihat seorang warga Jepang merekam suasana saat berkeliling di area yang disebut sebagai Lokasari Square.

Saat warga Jepang itu berjalan kaki, beberapa orang terlihat menghampiri dan diduga menawarkan prostitusi anak di bawah umur.

Dugaan itu berasal dari adanya kata-kata sejumlah orang diduga muncikari yang menyebutkan umur perempuan di Lokasari, mulai dari 15 hingga 17 tahun.

Bahkan, dalam salah satu adegan, perekam memasuki sebuah bangunan yang menyerupai hotel. Di dalam bangunan itu, seorang perempuan terlihat menghampiri perekam setelah dipanggil oleh seorang wanita yang mendampinginya.

"Dalam video yang diunggah ke YouTube oleh seorang pria Jepang pada April 2026, terlihat para mucikari di Lokasari berulang kali meneriakkan kata “Seventeen” dan “Perawan” untuk mempromosikan prostitusi anak," tulis unggahan akun X @hunter_tnok, dikutip Senin (25/5/2026).

Kapolsek Metro Tamansari Kompol Bobby M Zulfikar mengungkapkan, jajarannya berkolaborasi dengan Tim Cyber Polda Metro Jaya untuk menelusuri keaslian video maupun akun yang mengedarkan konten tersebut.

"Kita belum bisa memastikan, itu WNA atau apa, apakah itu juga akun asli atau tidak, itu kan masih dalam proses lidik. Kami juga bekerja sama dengan Cyber Polda, begitu," kata Bobby saat dikonfirmasi melalui telepon, Kamis (28/5/2026).

Bobby menjelaskan, polisi belum dapat mengungkapkan secara detail mengenai hasil temuan di lapangan, karena prosesnya masih berada dalam tahap penyelidikan awal.

"Kami sedang dan masih dalam proses pendalaman dan lidik terkait masalah hal tersebut, begitu. Jadi, untuk menjelaskan dan lain sebagainya, belum bisa ada yang kami jelaskan, karena kami belum mendapatkan bahan keterangan yang baru, begitu," jelasnya.

Bukan di Lokasari

Dalam video yang beredar di media sosial, narasi unggahan menyebut praktik penawaran prostitusi anak di bawah umur terjadi di kawasan pusat perbelanjaan Lokasari, Tamansari.

Namun, Bobby meluruskan bahwa berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, lokasi dalam video tidak berada di kawasan Lokasari.

Menurut dia, lokasi tempat video tersebut diambil di kawasan Jalan Mangga Besar, bukan di pusat perbelanjaan Lokasari.

"Untuk lokasinya berbeda ya antara keterangan video dan juga kenyataannya kan berbeda. Kalau di video itu kan disebutnya Lokasari, nah ini berbeda tempatnya, sebenernya itu lokasinya di daerah Mangga Besar, itu beda tempatnya," kata Bobby.

Terkait cuplikan video yang memperlihatkan lorong panjang di dalam bangunan, Bobby mengonfirmasi bangunan tersebut merupakan sebuah hotel wisma.