
JAKARTA, iDoPress — Bangun dari tidur dan mendapati asap sudah memenuhi lorong, seorang penghuni Apartemen Mediterania Tanjung Duren, Jakarta Barat, harus menuruni 26 lantai melalui tangga darurat untuk menyelamatkan diri saat kebakaran terjadi, Kamis (30/4/2026) pagi.
Penghuni bernama Joy (24) mengaku tidak langsung menyadari kebakaran karena sedang tertidur di dalam unitnya dan tidak mendengar bunyi alarm.
“Awalnya saya enggak tahu kalau kebakaran. Lagi tidur, sempat bangun pagi tapi tidur lagi. Tahu justru setelah ditelepon mama,” kata Joy saat ditemui di lokasi, Kamis.
Setelah mendapat kabar tersebut, Joy segera keluar dari unit bersama adiknya. Namun, saat membuka pintu, ia mendapati kondisi lorong sudah dipenuhi asap dan sebagian besar penghuni lain telah lebih dulu mengevakuasi diri.
“Saya ternyata telat. Pas keluar itu sudah sepi, yang lain sudah pada turun. Asapnya juga sudah mulai penuh,” ujarnya.
Dalam kondisi tersebut, Joy sempat mengetuk pintu beberapa tetangga untuk memastikan tidak ada yang tertinggal.
Ia kemudian bergegas mencari jalur evakuasi.
Namun, upaya turun melalui tangga darurat pertama terhambat karena jalur tersebut dipenuhi asap tebal.
“Awalnya mau turun, tapi tangga daruratnya sudah penuh asap, enggak kelihatan apa-apa. Sempat panik juga,” ucapnya.
Bersama beberapa penghuni lain, Joy sempat berkumpul di lantai 26 untuk mencari jalur evakuasi yang lebih aman.
Ia kemudian menemukan tangga darurat lain yang relatif lebih bisa dilalui, meski tetap dipenuhi asap.
Dengan menggunakan masker seadanya, Joy dan adiknya memutuskan turun dari lantai 26 menuju lantai dasar.
“Selama turun masih ada asap, tapi enggak setebal yang di tangga sebelumnya. Jadi langsung turun saja,” katanya.
Meski diliputi kepanikan, Joy berusaha tetap tenang dan memilih berjalan cepat, bukan berlari, demi menghindari risiko terjatuh di tangga sempit.
“Jalan cepat saja. Kalau lari takut jatuh. Yang penting selamat dulu,” ujarnya.