
JAKARTA, iDoPress -Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyebut fenomena El Nino sebagai “Godzilla” yang diperkirakan berlangsung lebih lama dan menyebabkan suhu lebih panas.
Rano mengatakan, istilah tersebut mengemuka dalam pembahasan bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait kondisi cuaca ke depan.
“Kemarin kami khusus mengundang BMKG, kita akan menyikapi masa transisi pancaroba yang kita sering mendengar El Nino. El Nino ini sekarang disebut ‘Godzilla’, diperkirakan jauh lebih panjang dan Jakarta atau Indonesia jauh lebih panas,” ujarnya di Kalideres, Jakarta Barat, Minggu (12/4/2026).
Ia menilai kondisi tersebut berpotensi menimbulkan dampak kesehatan, salah satunya meningkatnya risiko demam berdarah dengue (DBD).
“Nah, jadi artinya penyakit pertama yang akan kita hadapi apabila El Nino terjadi yaitu DBD,” tuturnya.
Rano juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah munculnya sarang nyamuk.
“Teman-teman lihat tumpukan seperti ini, kalau tidak kita bersihkan, ini menjadi sarang nyamuk DBD dan sangat berbahaya buat anak-anak kita,” katanya.
Ia menambahkan, kerja bakti serentak di wilayah Jakarta Barat menjadi salah satu langkah antisipasi, termasuk melalui pembersihan sampah dan normalisasi saluran air.
“Langkah ini mencakup pengangkutan sampah terpilah, pengangkutan lumpur dan normalisasi saluran, pembersihan kali dan badan air, serta pembongkaran bangunan yang menutupi saluran,” pungkasnya.
iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang